MENGAJUKAN CUTI

Stres dan jenuh bekerja atau perlu menyelesaikan urusan pribadi yang tidak dapat diwakilkan di hari kerja? Kenapa tidak memanfaatkan hak cuti ? Sebelum mengajukan cuti, jangan lupa cermati hal-hal berikut saat mengajukan permintaan cuti anda .

Ketika Anda Memutuskan Untuk Mengajukan Cuti :

  • Selesaikan semua utang pekerjaan. Kalau tidak bisa, berkompromilah dengan rekan kerja untuk mengambil alih pekerjaan Anda selama cuti. Anda bisa berjanji untuk melakukan hal yang sama untuknya bila nanti di mengajukan cuti
  • Ajukan dulu permohonan Anda secara lisan pada bos. Katakan garis besar tujuan Anda mengambil cuti. Ini untuk memastikan bahwa bos akan menyetujui permintaan cuti yang kita ajukan secara tertulis dan membuatnya tidak merasa “ ditodong”
  • Kalau tidak kepepet, jangan ajukan cuti mendadak. Mengajukan cuti jauh sebelumnya akan memudahkan bos mengatur dan membuat persiapan kerja yang dibutuhkannya selama Anda Tidak bekerja di kantor.

Cuti Melahirkan

  • Buat Anda yang sedang menunggu kehadiran buah hati, jangan lupa Anda punya hak untuk mengambil cuti melahirkan selama 3 bulan. Proses kehamilan anda yang berjalan selama 9 bulan, semestinya sudah memberikan waktu yang cukup bagi perusahaaan untuk mengantisipasi cuti akhirr anda di masa kehamilan. Nah jangan ragu memanfaatkannya sebaik mungkn. Tak usah khawatir urusan pekerjaan dan tidak perlu khawatir urusan pekerjaan dan tidak perlu berulang kali mengecek ke kantor.

Yang harus dihindarilah Untuk

  • Mengambil cuti pada saat liburan “ terjepit” atau yang berdampingan  dengan libur nasional. Tanpa anda sadari, hal ini menganggu rutinitas pekerjaaan di kantor.

(Sumber : Dari berbagai Sumber)

Penulis: 
Sulemi
Sumber: 
Badan Penghubung Provinsi

Artikel

16/10/2017 | Badan Penghubung Provinsi
16/10/2017 | Badan Penghubung Provinsi
26/09/2017 | Badan Penghubung Provinsi
26/09/2017 | Badan Penghubung Provinsi
26/09/2017 | Badan Penghubung Provinsi